1. Momen gaya (torsi)
Gaya pada sumbu putar yang dapat menyebabkan benda
bergerak.
Rumus : t = r x F
Ket
: t : vector momen gaya (Nm)
r : vector posisi
F : vector gaya
Rumus : t = F x l
Ket
: l : lengan momen (m)
Contoh soal :
Empat buah gaya berkerja pada sebuah batang AB
dengan poros di B. jika F1=F3 = 15N, F2=25, F4 = 40N, tentukan besar dan arah
resultan momen gaya yang berkerja pada batang AB.
A : 2 M
B : 2M
F1 : sin 60
F2: sin 30
F3 : sin 60
Penyelesaian
/:
Tb
= -F1r1 sin Ө1 – F2r2 sin Ө2 + F4r4 sin Ө4
= -((15N)(2m + 2m)sin 60)-((25N)(2m) sin
30)+((40N)(2m) sin 90)
=
-(60Nm x ½ akar 3)-(25Nm) + (80NM)
=
(55-30 akar 3) Nm
2.
Momen kopel
Pasangan dua buah
gaya yang sama besar berlawan arah dan sejajar
Rumus : M = Fd
Ket : M : momen kopel
F
: gaya
D : lengan kopel
Contoh soal :
Dik : F1=F2 : 5N
d: 1,5
Dit :
momen kopel ?
M =Fd
(5) (1,5) = 7,5 Nm
3.
Momen Inersia
Ukuran suatu benda untuk berotasi terhadap
porosnya.
Source :
lisafisikadasar.blogspot.com
Contoh soal :
Dik : M =
1/2 kg
R=r=r1=R2=l : 2 cm
a=b : 0,5 m
Dit : Hitunglah
momen inersia untuk silinder pejal dan silinder tipis berongga ?
Penyelesaian :
Silinder pejal
I = 1/2 mr2
= 1/2 x 1/2 x
4 ( 2 dan 4 dicoret )
= 1 x 1 = 1
kg/m2
Silinder tipis
berongga
I = mr2
=1/2 x 4
= 2 kg/m2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar